Senin, 11 Januari 2010

PENYUMBATAN PEMBULUH DARAH, HIPERTENSI DAN JANTUNG KORONER

Penyumbatan Pembuluh Darah
Darah berfungsi untuk membawa oksigen yang diambil dari paru-paru dan zat-zat makanan yang diambil dari lambung melalui pembuluh darah ke seluruh tubuh manusia, serta mengambil karbondioksida diambil dari seluruh tubuh untuk dikeluarkan dan sisa-sisa zat makanan untuk dikeluarkan dari tubuh. Oksigen diambil dari paru-paru dan masuk kedalam jantung, dan karbondioksida dibawa dari jantung ke paru-paru untuk dikeluarkan. Jadi semua aktifitas transportasi darah keseluruh tubuh diatur oleh Jantung, bila jantung berhenti berdenyut maka sirkulasi darah akan berhenti, dan bila sirkulasi darah berhenti 6 detik saja maka jantung akan berhenti berfungsi dan seluruh tubuh akan berhenti berfungsi juga, hal ini yang dinamakan serangan jantung, dan bila sirkulasi darah ke otak yang berhenti maka dinamakan stroke. Darah juga mengambil sari-sari makanan yang sudah dihancurkan di lambung, dan masuk ke usus halus disini akan diproses oleh enzim-enzim, dan bersama dengan enzim sari-sari makanan akan diedarkan keseluruh tubuh. Biasanya kalau kita sering mengalami gangguan pencernaan seperti kembung dan sakit maag maka oleh dokter biasanya diberikan enzim akibat dari kekurangan enzim dalam pencernaan, tapi sifatnya hanya sementara, nah untuk bisa tubuh menghasilkan enzim sendiri maka diperlukan protein, maka dari itu dapat diberikan Protein Powder.

Pembuluh yang normal harusnya bersih dan tidak ada endapan lemak sedikitpun, dan bila itu terjadi maka mulailah timbul yang namanya Gangguan Sirkulasi darah yang didapat digolongkan sbb :
  1. Pembuluh darah yang penyumbatan tidak banyak tapi mengeras sehingga menyebabkan tekanan darah tinggi.
  2. Penyumbatan pembuluh darah oleh lemak yang disebut sebagai Arterosklerosis, ada juga penyumbatan pembuluh darah akibat bekuan darah yang disebut Trombosis.
  3. Pecahnya pembuluh darah, yang biasanya terjadi karena Tekanan Darah Tinggi (tekanan darah yang naik turun terlalu sering sangat berbahaya)
Yang menyebabkan penyumbatan adalah kolesterol LDL (Low Density Lipoprotein) atau sering disebut kolesterol jahat karena sangat mudah teroksidasi dan menyebabkan penyumbatan serta membuat pembuluh darah menjadi kaku, disisi lain ada juga yang namanya kolesterol HDL (High Density Lipoprotein) atau kolesterol baik karena akan membuat pembuluh darah menjadi elastis, disamping itu HDL juga berfungsi mengangkut kelebihan LDL dalam darah untuk dibuang ke hati.
LDL banyak ditemukan pada lemak hewani seperti kambing, babi, dsb. Mengkonsumsi Green Tea akan membantu menurunkan kadar LDL dalam darah.
HDL bisa ditingkatkan dengan Olah raga, kalau Olahraga kurang HDL bisa rendah atau mengkonsumsi ikan yang banyak mengandung Omega 3 misal ikan Salmon, atau mengkonsumsi makanan yang banyak mengandung Lecithin E

Bagaimana terjadinya penyumbatan pembuluh darah
LDL sendirian tidak bisa menimbulkan penyumbatan pembuluh darah, jadi ada kasus orang dgn LDL tinggi tapi tidak terjadi penyumbatan pembuluh darah, penyumbatan terjadi bila terjadi reaksi antara radikal bebas dengan LDL, salah satu contoh Radikal Bebas adalah Oksigen, jadi untuk orang normal tidak disarankan mengkonsumsi air beroksigen karena akan meningkatkan kadar radikal bebas dalam darah kecuali habis berolahraga berat. Radikal Bebas akan merusak dinding pembuluh darah, kemudian LDL yang sudah teroksidasi Radikal Bebas masuk atau menempel ke dinding pembuluh darah yang sudah lecet-lecet tadi yang lama-lama akan menyebabkan pembuluh dari menjadi lebih sempit sampai akhirnya terjadi penyumbatan.
Penyumbatan kedua bsa terjadi karena bekuan darah atau trombosis, dimana pada pembuluh darah yang rusak terjadi endapan sel darah putih yang kemudian melepaskan trombin serupa benang=benang atau jala, nah benang-benang ini akan menangkap sel darah merah yang berbahaya adalah bila gumpalan ini terlepas da menyumbat pembuluh darah otak akan menyebabkan stroke.

Akibat dari Gangguan Sirkulasi Darah
  1. Tekanan Darah akan meningkat (Hipertensi) dan komplikasi-komplikasinya
  2. Kalau penyumbatan terjadi di jantung akan menyebabkan penyakit jantung koroner,
  3. Kalau diotak akan terjadi stroke.
  4. Migrain (sakit kepala sebelah), karena aliran darah keotak terganggu.
  5. Otak jadi mengecil (Artropi), shg terjadi gangguan motorik, daya ingat menurun, konsentrasi. bagi yang terganggu motoriknya sangat kelihatan dari cara berjalan agak sedikit .
  6. Burger Desease, aliran pembuluh darah ke ujung-ujung tangan dan kaki terganggu, karena pembuluh darahnya sangat halus. Bagi yang merokok penyumbatannya bisa total. Hal ini ditandai dengan rasa dingin di ujung-ujung jari kaki dan tangan (gampang kedinginan) jadi sering pakai kaos kaki, tahap selanjutnya jadi gampang kesemutan, lama-lama rasa kesemutan hilang diganti dengan rasa baal (mati rasa) kalau pergi pakai sandal jepit pulangnya bisa tinggal sebelah karena tidak terasa kalau terlepas. Biasanya tindakan yang diambil adalah Amputasi, karena sudah rusak dan membusuk (Gangren).
  7. Gangguan Penglihatan dan Impotensi.
Penyumbatan pembuluh darah bisa dikenali dengan cepat melalui mata seseorang, apabila terdapat cincin putih di sekitar bola mata itu berarti sirkulasi darah tidak bagus. Cincin itu adalah sebenarnya endapan lemak di pembuluh-pembuluh kapiler yang halus yang membentuk semacam garis putih disekitar bola mata.

Bagaimana mencegah Asterosklerosis


  1. LDL harus dibawah 100 mg/dl, HDL diatas 40 mg/dl, Hindari Radikal Bebas,Olahraga yang teratur, Hindari Obesitas (kalau LDL tinggi diberi obat atau Nutrilite Cholesterol (CH) Balance with Green Tea extract pasti turun, tapi kalau obesitas tidak obati maka LDLnya akan naik lagi). Supplementasi untuk Pencegahan adalah Nutrilite Double-X 2x1 hari dan Nutrilite Salmon Omega 3 2x1 hari untuk menjaga sirkulasi darah tetap baik.
  2. Kalau LDL antara 100 - 159 mg/dl , HDL dibawah 40 mg/dl bisa keduanya atau salah satunya maka sudah mulai terjadi proses penyumbatan pembuluh darah. Pada Kondisi ini supplementasi harus ditambah dengan Nutrilite Lecithin E 3x1 dan Nutrilite CH Balance with green Tea Extract 2x1
  3. Kalau LDL diatas 160 faktor resikonya sangat tinggi maka disamping supplementasi pengobatan oleh dokter juga sangat diperlukan (resiko tinggi). Karena serangan stroke dan jantung koroner di level ini mudah sekali terjadi.




    Kala sudah sampai pada level ini pertanyaan selanjutnya adalah Sampai berapa lama pengobatan diberikan,kalau mengikuti petunjuk di pengobatan kolesterol dan trigliserid adalah seumur hidup, kecuali pola hidup bisa diubah, olahraga yang teratur, tidak obesitas maka pengobatan bisa dihentikan.



    Efek samping dari pengobatan dengan Bahan Kimia bermacam-macam tergantung jenis obat yaitu :
    1. Golongan Simvastatin paling murah, nyeri perut, susah buang air besar
    2. Fibrosil sakit kepala, pandangan kabur, diare, eksema (gatal-gatal dikulit), impoten, pengerutan otot perut dan vertigo
    3. Venovibrat menyebabkan gangguan pencernaan, alregi dikulit, mudah lelah, serta vertigo
    4. Gluvastatin gangguan pencernaan, insomnia, sakit perut, sakit kepala
    5. Attorvastatin sangat ampuh menurunkan kolesterol dan trigliserid sekaligus, efek samping gangguan pencernaan, sakit kepala, nyeri otot, insomnia (susah tidur), gatal-gatal, kesemutan .
    6. Lovastatin efeknya diare, gangguan pencernaan, vertigo, sakit kepala, iritasi mata, bisa kebotakan.
    7. Pravastatin pengerutan otot perut, nyeri sendi, gatal-gatal, sakit kepala, mual, diare, konstipasi, nyeri dada dan pilek-pilek.
    Untuk menghindari penggunaan Obat-obatan yang pasti memiliki efek samping maka disarankan menggunakan :
    1. Nutrilite Double-X karena mengandung 12 Vitamin, 9 minerals, 17 konsentrat tumbuh-tumbuhan organik yang mengandung antioksidan yang sangat lengkap sehingga Radikal Bebasnya dinetralisir dan tidak bisa bereaksi dengan LDL, sedangkan kandungan fitonutrient untuk melindungi dan memperbaiki kerusakan DNA, bisa mencegah dan mengatasi proses penuaan, meningkatkan stamina tubuh, mencegah terjadinya penyakit degeneratif. Jadi Double-X adalah Nutrisi yang mutalk diperlukan oleh semua orang untuk melindungi tubuhnya.
    2. Nutrilite Salmon Omega 3 yang mengandung EPA 180mg, DHA 120mg, dan Vit. E 20mg. Dimana EPA berfungsi untuk membersihkan pembuluh darah dari penyumbatan-penyumbatan, meningkatkan elastisitas pembuluh darah, menurunkan LDL dan Trigliserid, dan meningkatkan HDL. DHA adalah nutrisi yang dibutuhkan oleh syaraf-syaraf termasuk otak. Salmon Omega 3 akan mengatasi trimbosis (bekuan darah) kalau dalam ilmu kedokteran ada obat yang bisa mengatasi trombosis yaitu Aspirin dalam dosis rendah yaitu 80mg. Kalau memakai Aspirin maka pemakaian Salmon Omega 3 harus dipantau dengan memikirkan faktor pembekuan darahnya (harus dimonitor). Menurunkan LDL dan Trigliserid, meningkatkan HDL sehingga bisa memperbaiki sirkulasi darah.
    3. Nutrilite Lecithin E mengandung Vitamin E 6mg, Kedelai 220mg dan GranulaLecithin untuk mengatasi pengerasan pembuluh darah, jadi pembuluh darah dibuat menjadi elastis lagi, mengatasi penyumbatan pembuluh darah dan mengatasi perlemakan hati (Liver) karena hati berfungsi untuk mengolah LDL maka hati perlu diperbaiki juga fungsinya agar bisa mengolah LDL dgn baik (meski sudah pantang makan lemak kalau fungsi Liver terganggu LDL juga bisa naik), menurunkan kolesterol dan meningkatkan metabolisme. Lecithin E juga dipakai oleh orang yang sedang Diet karena sangat bagus dalam membakar lemak.
    4. Nutrilite CH Balance with Green tea Extract terbuat dari Greean Tea Extract Organik 195.5 mg yang mengandung Theaflavin dan Katechin. Fungsinya ada 2 yaitu : bila dikonsumsi sebelum makan maka akan menghalangi penyerapan lemak diusus (tetapi tidak boleh bagi penderita sakit maag). yang kedua karena merupakan antioksidan yang sangat kuat maka dia akan menghambat reaksi antara radikal bebas dan LDL dimana lemak2 yang sudah masuk tidak akan teroksidasi dgn adanya CH balance ini jadi LDLnya turun sekalin radikal bebasnya diatasi sangat sesuai bagi yang sering naik kolesterolnya sambil diperbaiki pola hidupnya.
    Tekanan Darah Tinggi
    Dahulu orang selalu menghubungkan Tekanan darah tinggi dengan orang yang suka marah-marah padahal tidak ada hubungannya. Hipertensi adalah peninggian tekanan darah di pembuluh Arteri. Jumlah penderita Hipertensi di Indonesia diperkirakan 15 Juta orang, hipertensi merupakan penyebab 1 dari 7 kematian di indonesia. 50% - 70% penderita diabetes menderita hipertensi, kalau tadinya menderita tekanan darah rendah begitu kena diabetes bisa beresiko menderita tekanan darah tinggi.

    Penderita Hipertensi berdasarkan Usia dan Jenis Kelamin
    Kategori
    Pria
    Wanita
    Usia 18 - 49 Tahun
    12%
    5%
    Usia diatas 70 Tahun
    50%
    55%

    Faktor resiko Wanita diatas 70 tahun lebih besar karena faktor Menopause

    Hipertensi berdasarkan penyebab dibagi 2 golongan
    1. Hipertensi Essential atau Primer, terdapat pada 90% penderita, belum diketahui penyebabnya secara jelas tapi terkait dengan kerusakan pembuluh darah karena radikal bebas yang menyebabkan terjadinya endapan lemak yang lama kelamaan akan menyebabkan pembuluh darahnya jadi kaku akhirnya tekanan darahnya naik juga pada jantung.
    2. Hipertensi Sekunder disebabkan oleh penyakit lain atau obat-obatan, dimana 5-10% diakibatkan penyakit pada ginjal, 1-2% akibat penyakit hormonal atau penggunaan Pil KB (kalau mau pakai pil KB harus tensi dulu, kalau tinggi jangan pakai)
    Faktor Resiko yang menyebabkan Hipertensi
    1. Merokok
    2. kadar LDL tinggi (diatas 100)
    3. Diabetes
    4. obesitas
    5. faktor usia
    6. genetik
    Hipertensi pada Usia Lanjut
    tekanan darah ada 2 yaitu tekanan darah atas (sistolik) pada saat jantung memompa darah dan tekanan darah bawah (diastolik) pada saat darah kembali kejantung. Pada saat usia makin lanjut maka tekanan darah atas (sistolik) akan terus bertambah sampai umur 80 tahun, kalau diastolik makin turun sehingga menimbulkan resiko yang tinggi akibta perbedaan tekanan yang cukup tinggi. Tekanan darah Normal 120/80.

    Jenis-jenis Hipertensi
    1. Stadium 1 140/90, ini disebut sebagai Hipertensi Ringan
    2. Stadium 2 160/100, hipertensi sedang
    3. Stadium 3 180/110, hipertensi berat
    4. Stadium 4 210/120, maligna atau hipertensi sangat berat (kalau tidak diobati akan menyebabkan kematian dalam 3-6 bulan)
    Apabila menemukan kasus yang sampai stadium 2 selain dengan supplementasi harus ditambah dengan obat dokter karena sudah masuk dalam resiko yang lumayan, kalau belum stadium 2 dengan Garlic sudah bisa membantu.

    Gejala Hipertensi
    1. Sebagian besar tanpa gejala, biasanya diketahu saat medical check up (saran lakukan 1 tahun sekali)
    2. Sakit Kepala, mudah lelah, mual, muntah, pandangan kabur, sesak napas, gelisah adalah salah satu gejala hipertensi, bila mengalami salah satu gejala ini perlu segera memeriksakan diri.

    Kalau terus berlanjut bisa menyebabkan komplikasi, pandangan jadi kabur bahkan bisa menyebabkan kebutaan, ginjal menjadi tidak berfungsi, otak bisa stroke, jantung membengkak dan menyebabkan jantung koroner.

    Retinopati (kerusakan pada retina) dimana plasma darah keluar dari retina menyebabkan retina jadi rusak, pandangan kabur, dan sering menyebabkan kebutaan.

    Ginjal didalamnya ada sirkulasi darah, apabila pembuluh darahnya menyempit karena arterosklerosis, darah jadi tidak bisa lewat maka ginjal akan mengeluarkan hormon yang disebut Renin tujuannya untuk meningkatkan tekanan darah agar bisa lewat, namun hormon renin sangat merusak, ginjalnya jadi mengecil dan mengeras lama-lama tidak berfungsi pada akhirnya harus cuci darah. jadi kalau tekanan darah jadi naik harus segera mendapat pengobatan terutama hipertensi sedang sampai berat tadi karena efeknya bisa berkelanjutan.

    Makanan yang perlu dipantang pada penderita Hipertensi sangat banyak sehingga menderita sekali hidupnya oleh karena itu sejak dini harus dijaga jangan sampai kena hipertensi
    1. Makanan berlemak jenuh tinggi spt : Otak, Ginjal, Paru, dan jeroan yang lainnya
    2. Minyak Kelapa dan Minyak Hewan tidak boleh, yang masih diperbolehkan pakai minyak Canola
    3. Makanan yang diolah dengan garam atau natrium harus dikurangi spt : biskuit cracker yang asin, kripik yang asin, dan makanan kering yang asin, ikan asin, micin, penyedap rasa, MSG (Monosodium Glutamat)
    4. Makanan atau minuman dalam kaleng spt : sarden, sosis, cornet, softdrink, buah dlm kaleng
    5. Makanan yang diawetkan spt : dendeng, asinan, abon, pindang, udang kering, telor asin, selai kacan dan masing banyak yang lainnya lagi.

    Bagaimana mencegah Hipertensi (maksimal 130/90) :
    1. Hindari Radikal Bebas.
    2. Hindari makanan dengan kadar Natrium tinggi : Garam, MSG, dsb
    3. Olahraga teratur.
    4. Hindari Obesitas (Hidup dgn Berat Badan Ideal)
    5. Berikan Supplementasi Nutrilite Double-X 2x1 hari dan Nutrilite Salmon Omega 3 2x1 hari

    Bagaimana Mengatasi Hipertensi, apabila sudah mencapai minimal stadium 1
    1. Hindari Radikal Bebas.
    2. Hindari makanan dengan kadar Natrium tinggi : Garam, MSG, dsb
    3. Olahraga teratur.
    4. Hindari Obesitas (Hidup dgn Berat Badan Ideal)
    5. Berikan Supplementasi Nutrilite Double-X 2x1 hari, Nutrilite Salmon Omega 3 2x1 hari, Nutrilite Garlic and Licorice 3x1 hari (kalau tekanan darah rendah Garlic tidak boleh diberikan). Apabila Kolesterol LDL-nya tinggi tambahkan Nutrilite Lecithin-E 3x1 dan Nutrilite CH Balance with Green Tea Extract 2x1.


    Apabila Tekanan Darah udah mencapai stadium 2 maka obat dari dokter harus diminum karena sangat riskan terjadi stroke. Tekanan darah akan menjadi sangat berbahaya apabila fluktuasinya sangat tinggi misal dari 200 turun mjd 160 naik lagi mjd 210 kmd turun lagi menjadi 170, hal ini bisa mengakibatkan pecahnya pembuluh darah

    Efek samping obat-obat penurun tekanan darah tinggi :
    1. ACE Inhibitor seperti Altace, lisinopril, enalapril, ramparil, Zestril, Kaptopril, Ramipril yang memiliki efek samping Gatal-gatal, batuk, gangguan pencernaan, berdebar-debar.
    2. Betablocker, Atenolol, Isoprolol, Propanolol memiliki efek samping gatal-gatal, gangguan pencernaan, kadar gula darah turun, sehingga sering ngliyeng, trigliseridnya naik.
    3. Kalsium Antagonis, Nifedipine (Procardia), Amlodipine, Diltiazem sering menyebabkan Sakit Kepala, Gangguan pencernaan, debar-debar, kram, mendengung ditelinga namun Golongan ini dianggap yang paling efektif.
    4. Angiotensin II Antagonis, Losartan, Irbesartan, Telmisartan (Golongan Obat dengan harga yang mahal) sering menyebabkan diare, kram, nyeri otot, nyeri punggung, nyeri dikaki, gangguan tidur.
    5. Diuretik menyebabkan sering kencing sehingga cairan banyak keluar dan tekanan darah bisa turun, jenisnya adalah Spironolakton, Furosemid/HCT sering menyebabkan Gangguan pencernaan, sering bingung, bisa menyebabkan impotensi, Ginekomastia (pembesaran payudara pada pria) karena faktor hormonal bukan karena obesitas.

    Garlic and Licorice terdiri dari bawang putih organic, bedanya dengan bawang putih biasa (sudah terkena pestisida) sehingga kadar bawang putih sudah banyak yang rusak sehingga meski makan 5 butir per hari tidak ada efeknya lagi. Licorice memiliki fungsi untuk mencegah bawang putih mengiritasi lambung karena sifat dari bawang putih yang panas sehingga aman untuk dikonsumsi oleh orang yang menderita sakit maag. Parsley dan Selada Air untuk mendinginkan supaya tidak panas dilambung. Fungsi Garlic and Licorice adalah untuk meningkatkan elastisitas pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah, jadi kalau minum garlic ditambah obat dokter maka tekanan darah harus selalu dipantau, bila sudah cukup rendah maka obat dokter harus dikurangi, karena bila terlalu rendah tekanan darahnya bisa mengakibatkan pingsan. Menurunkan Kolesterol LDL dan Trigliserid serta berfungsi sebagai Antioksidan yang bisa dikonsumsi 3 kali sehari setelah makan.

    Mengapa perlu ditambahkan Supplemen untuk mengatasi masalah kesehatan, jawabannya adalah ibarat rumah yang bocor, bila kita minum obat sama seperti menadahi bocor dengan ember, rumah akan tidak kebanjiran tapi hal tersebut harus dilakukan terus menerus, yang benar adalah sambil ditadahi ember dan dipel lantainya bocornya juga sambil diperbaiki untuk itulah diperlukan supplemen. Untuk kasus darah tinggi minum obat memang bisa menurunkan tekanan darah tinggi, tapi dinding pembuluh darah yang rusah kan harus diperbaiki untuk itulah supplemen sangat perlu diberikan untuk bisa memperbaiki akar permasalahannya.

    Penyakit Jantung Koroner
    yang disebabkan oleh pembuluh darah jantung tersumbat yang disebut sebagai Arterosklerosis akibat reaksi dari Radikal bebas dan LDL. Sampai dengan tahun 2020 Jantung Koroner merupakan penyebab 7 dari 10 kematian, dan diperkirakan Jantung Koroner akan menjadi penyebab kematian nomor 1 sampai tahun 2020 nanti. Penyakit Jantung Koroner adalah penyakit yang sangat berbahaya karena sering tidak ada gejalanya dan sering menyebabkan kematian mendadak meskipun sebelumnya kelihatan sehat-sehat saja, dada sering merasa tidak enak kalau berlanjut timbul rasa nyeri rasanya seperti diremas-remas yang nanti akan menjalar ke lengan kiri (karena jantung ada dikiri), punggung, leher, rahang, dan lambung sehingga sering dikira sakit maag, Sesak napas, keringat dingin apalagi ada rasa mual dan mau muntah sehingga mirip-mirip sakit maag. rasa lemah dan lemas yang berlebihan denyut jantung menjadi cepat dan tidak teratur adalah merupakan tanda-tanda penyakit jantung koroner.

    Siapa saja yang bisa terkena Jantung Koroner atau yang disebut Faktor Resiko Jantung Koroner yaitu :
    1. Perokok Aktif maupun Pasif.
    2. Hipertensi 120/90 atau dalam pengobatan Hipertensi
    3. Kolesterol HDL kurang dari 40 mg/dl, meskipun Kolesterol Total Normal tetap beresiko.
    4. Ada Riwayat Keluarga seperti Ayah, Ibu, Saudara Kandung yang untuk Pria dibawah 55 tahun sudah terkena penyakit Jantung, untuk Wanita kurang dari 65 tahun sudah terkena penyakit Jantung yang dikenal dengan Faktor Resiko genetik.
    5. Usia Laki-laki 45 tahun, atau Wanita 55 Tahun ada dalam Faktor Resiko.


    Apabila kita termasuk dalam minimal 2 dari Faktor resiko diatas maka dikatakan memiliki Resiko yang Tinggi untuk terkena Penyakit Jantung Koroner. Misal Seorang Pria Usia 45 tahun dan memiliki tekanan darah 160/100 dikatakan memiliki 2 Faktor Resiko, dimana pada saat bersamaan Kolesterol HDLnya diatas 65 mg/dl maka bisa mengurangi faktor resiko menjadi 1, jadi sangat penting untuk kita memiliki Kolesterol HDL yang tinggi untuk mengurangi resiko penyakit Jantung Koroner yang bisa dilakukan dengan mengkonsumsi Salmon Omega 3.

    Apabila sudah terkena penyakit Jantung Koroner Dokter akan memasang Stent yang dapat dilihat pada gambar berikut :


     


    Biayanya cukup mahal bisa sampai 100 Juta, apabila penyumbatannya terlalu parah maka akan dilakukan By Pass. Apabila koronernya tersumbat, maka pada diujung dari sumbatan tidak bisa berdenyut karena kekurangan suplai darah, dan bila itu terjadi lebih dari 6 menit bisa menyebabkan kematian.

    Jadi lebih baik mencegah dibandingkan dengan mengobati, yang dikatakan pencegahan adalah untuk yang memiliki Faktor Resiko maksimal SATU (1). Untuk pencegahan dapat dilakukan dengan mengkonsumsi Nutrilite Salmon Omega 3 2x1 dan Nutrilite Double-X 2x1. Apabila memiliki Faktor Resiko Tinggi yaitu 2 atau lebih beda lagi cara pencegahannya.

    Ada beberapa daerah didunia yang walaupun masyarakatnya gemar makan makanan yang berlemak tinggi tapi angka kejadian penyakit jantung koronernya sangat rendah yaitu :
    1. Kutub Utara, disana masyarakatnya sangat banyak mengkonsumsi makanan hewani yang berlemak untuk menghangatkan badan, tapi tidak terkena penyakit jantung koroner karena mereka juga sangat banyak dalam mengkonsumsi ikan Salmon. Maka sangat penting bagi kita untuk mengkonsumsi Salmon Omega 3.
    2. Jepang juga terkenal dengan kebudayaan masyarakatnya yang suka makan ikan.
    3. Perancis, seperti kita ketahui makanan Perancis sangatlah berlemak, tapi ada kebudayaan diperancis dimana mereka mengkonsumsi secangkir Red Wine (Anggur Merah) setelah makan, dimana dalam Red Wine terkandung Antioksidan yang sangat kuat. Double-X memiliki kandungan Antioksidan yang lebih tinggi dari Red Wine jadi dengan mengkonsumsi Double-X kita akan terlindungi sekali dimana penyebab dari penyumbatan pembuluh darah adalah Reaksi antara LDL dan Radikal Bebas, jadi bila Redikal Bebas sudah dinetralisir oleh Antioksidan maka LDL tidak bisa lagi bereaksi dengan Radikal Bebas untuk membentuk endapan lemak dipembuluh darah. Dan Fitonutrient dalam Double-X akan membantu tubuh untuk mengatasi kerusakan DNA, karena seiring dengan pertambahan Usia kemampuan tubuh untuk mengatasi Radikal Bebas menurun, kemampuan mengolah Lemak juga menurun karena fungsi hati sudah mulai menurun. Double-X akan membantu tubuh untuk bisa mengatasi Radikal Bebas dan mengolah lemak dengan baik kembali.

    Kalau kita lihat Anak-anak sampai usia remaja, meskipun mereka makan makanan berlemak tapi kolesterolnya tidak naik karena proses metabolismenya masih sangat bagus. Double-X membantu orang dewasa untuk bisa memiliki metabolisme yang baik seperti pada anak-anak tadi (tablet coklat) melalui proses peremajaan sel.

    Homosistein akan meningkat pada beberapa usia dengan efek yang berbeda-beda, dimana Homosistein adalah bahan pembentuk antioksidan dimana antioksidannya namanya adalah Glutation. Jadi kalau Homosistein tinggi maka Antioksidannya rendah, sedangkan bila Homosistein rendah berarti banyak yang sudah diubah menjadi Antioksidan. Pada usia 35 - 65 tahun Homosisteinnya naik berarti beresiko tinggi terkena jantung Koroner, sedangkan bila diatas 65 tahun baru naik maka resikonya adalah Dimensia (pikun). Homosistein tidak boleh diatas 15, Double-X akan menurunkan Hoamosistein dalam darah dengan cara mengubah menjadi Antioksidan. Homosistein bisa dicheck di laboratorium


    Supplementasi untuk Penderita Jantung Koroner atau yang memiliki Resiko Tinggi yaitu :
    1. Nutrilite CH Balance with Green Tea Extract 2x1 akan menghambat penyerapan lemak sekaligus akan menetralisir radikal bebas. Teh Hijau memiliki antioksidan yang sangat kuat sehingga sangat bagus untuk dikonsumsi, yang perlu diperhatikan adalah proses pengolahannya, kalau membuat teh harus dengan teko tanah liat atau keramik karena pada saat dipanasi teko tadi akan memancarkan sinar infra merah yang akan mengatifkan antioksidan dalam teh, sedangkan kalau dengan teko logam tidak terlalu tinggi antioksidan yang diaktifkan. Dalam CH Balance with Green Tea Extract Antioksidannya sudah diaktifkan.
    2. Nutrilite Lecithin-E 3x1 untuk memperbaiki metabolisme di hati, karena hati yang berfungsi untuk mengelola kolesterol HDL dan LDL, kalau kerja hati (Liver) jelek maka LDL akan tinggi HDL akan rendah, sedangkan kalau kerja Liver bagus maka HDL akan tinggi LDL akan rendah. Kalau dari hasil Lab. HDL rendah LDL tinggi kemungkinan karena Liver, tapi bila LDL tinggi HDL juga tinggi maka yang salah adalah makanannya.
    3. Nutrilite Protein Powder 2x1 terdiri dari asam-asam amino yang merupakan bahan baku dari sel, dimana sel-sel bisa beregenerasi asal bahan bakunya ada, kecuali sel otak (saat ini para ilmuwan sedang meneliti cara untuk meregenerasi sel otak). Protein terdiri dari asam amino dan Asam Amino ada yang rantai pendek ada juga yang rantai panjang (spt. Telur dan Daging) sehingga tidak semua dari protein telur dan daging bisa dipakai untuk regenerasi sel. Sedangkan Protein Powder terdiri dari Asam Amino Rantai Pendek sehingga semuanya bisa diubah untuk regenerasi sel seperti pembuluh darah yang mulai lecet-lecet. Membentuk Hormon dan Enzim yang mengatur transposrt oksigen dan nutrisi spt haemoglobin dsb. Thypus, Flex dan TBC Paru-paru juga perlu diberi protein.
    4. Nutrilite Salmon Omega 3 3x1
    5. Nutrilite Double-X 2x1



    Semoga bermanfaat bagi kita semua.
    Sumber : CD atau Kaset dr. Eddy Kristianto

      2 komentar:

      1. Apa supplement buat penderita burger disease, dan cara menanggulanginya supaya tidak makin parah, apa saja dietnya.

        BalasHapus
      2. Untuk Diet dan pencegahan agar tidak tambah parah mungkin bisa lihat di link ini http://medcorelifestyle.blogspot.com/2010/03/buergers-disease-penyakit-buerger.html, sedangkan utk Supplement bisa dilihat keterangan diatas mana yang sesuai dengan kondisi saat ini, karena sangat tergantung kondisi medis yang bersangkutan. Untuk lebih akurat mungkin bisa diskusi dengan dokter yang merawat dengan merujuk pada data dari blog ini, sehingga nasehat akan lebih tepat sasaran harus pakai supplemen yang mana saja. Karena dokter-dokter saat ini sudah sangat familiar dengan Nutrilite. Semoga informasi ini bisa membantu..

        BalasHapus